War Thunder Telah Matikan Fitur In-Game Chat Baru-baru ini!

Oleh : Bustommyzw | 2022-03-31 06:58:00

Saat ini, dunia tengah dilanda beragam konflik politik yang sangat riskan diperdebatkan. Perbedaan pendapat, asumsi atau opini tak jarang menghadirkan suasana ricu hingga memicu perselisihan. Hal inilah yang ingin dihindari pihak developer Gaijin Entertainment yang telah mengabarkan jika Game War Thunder akan me-nonaktifkan fitur in-game chat sementara guna menghindari para pemain yang ingin membahas isu politik.

War Thunder sendiri adalah game ber-genre simulasi perang cukup populer yang menghadirikan berbagai macam kendaraan seperti pesar tempur, tank hingga kapal perang yang bisa kamu mainkan dengan grafis mumpuni. Uniknya lagi, model kendaraan juga didasari oleh kendaraan perang sungguhan dari berbagai negara pembuatnya.

Mengingat game memiliki tema peperangan dan membawa nama negara, membuatnya cukup rawan untuk pemain yang ingin berdiskusi tentang politik. Sehingga tak heran jila pihak developer memutuskan untuk mencabut fitur chat sementara untuk meredam isu-isu politik dalam game ini.

Kabar ini resmi diumumkan beberapa waktu lalu, melalui update game terbaru mereka. Pada saat itu, alasan dimatikannya fitur in-game chat belum diketahui. Informasi yang didapat melalui changelog hanya bertuliskan bahwa fitur telah dimatikan untuk sementara. Tak lama, pihak developer Gaijin Entertainment buka suara dengan memberikan klarifikasi jika tujuan War Thunder matikan fitur in-game chat adalah menghindari para pemain untuk berdiskusi politik yang memiliki potensi menyinggung pemain lainnya. Mereka kemudian menyatakan bahwa developer memilih untuk menjauhi topik politik dan fokus memberikan suasana bermain yang aman dan menyenangkan.

Hingga kini, belum diketahui pasti jika fitur ini akan diaktifkan kembali. Namun, bagi kamu pecinta game War Thunder tak perlu khawatir, sebab fitur ini tentunya tidak dimatikan secara keseluruhan. Kamu masih bisa mengirim pesan dalam bentuk text maupun suara dalam satu squad. Selain itu, fitur quick commands juga masih dapat digunakan untuk saling komunikasi sesama tim.

Salah satu pengaruh konflik Ukraina-Rusia dalam industri game terus berlanjut yang memang secara tidak langsung memberikan dampak yang kurang baik bagi sejumlah pihak, salah satunya seperti industri video game. Sudah banyak developer asal Rusia maupun Ukraina yang terpaksa berpindah lokasi ke tempat yang lebih aman, bahkan hingga ada yang menghentikan pengembangan gamenya sementara.

Developer War Thunder, Gaijin Entertainment sendiri sempat mengabarkan melalui official account Twitternya jika kondisi mereka saat ini aman. Mengingat kantor dari developer ini berada di Eropa dan terhindar dari wilayah konflik. Meskipun begitu, kabar mengenai dampak bagi industri game juga tak sepenuhnya buruk. Berbagai developer seperti CD Projekt Red, Ubisoft, Epic Games dan studio lainnya sempat memberikan bantuan berupa donasi ke warga Ukraina dan juga pihak palang merah untuk membantu korban yang terjerat konflik. Mudah-mudahan saja, dengan bantuan tersebut setidaknya mampu meminimalisir korban yang terjebak di area peperangan.
Tags : Game, WarThunder